Showing posts with label works. Show all posts
Showing posts with label works. Show all posts

Sunday, June 16, 2013

bos baru

emang yaaaa... kaga ada yang pasti di dunia ini. apalagi di perusahaan ini..*tsaah* setelah maret kemarin diberlakukan organisasi baru, dimana sampai detik ini semua masih menyesuaikan diri, eh minggu lalu fungsi gw dapet bos baru karena bos lama promosi ke korporat.

trus kenapa? rotasi dan mutasi kan biasaaaa... well, yang tidak biasa adalah, bos baru ini dari fungsi laen, dan sepertinya blom pernah di fungsi gw. ini cukup bikin kaget, terutama buat temen-temen fungsi gw. ga sedikit yang merasa ragu, tapi ada juga yang merasa yakin ama bos baru ini. gw termasuk yang mana? tentu saja yang kedua. gw yakin manajemen perusahaan gw ga bego, pasti mereka udah pertimbangkan juga plus minusnya. apalagi untuk jabatan setinggi itu, yang penting kemampuan manajerialnya oke yah... untuk teknikal, semoga kami para fruit sons dan fruit daughters-nya bisa support. positive thinking aja... :))

change is frightening. but also gives us hope. hope for a better future. hope for a better leader. and i reaaalllllyyyy hope this new boss can lead us to a better future. semangat ya pak!! :D

Thursday, May 9, 2013

Prabumulih

Prabumulih, Sumatera Selatan.
3 jam dari Palembang.
Udah hampir sebulan gw di sini.

Wait a minute.

Perasaan SK mutasi gw ke Jakarta yak...
Tapi kenyataannya sepanjang bulan April kemarin,
 gw di Jakarta cuma seminggu doang.
Dan sekarang masi terdampar di sini.
Hahahaha...berasa nyasar deh gw...

Semua ini gegara PROPER, pake ada isian self assessment (SA).
Terus Environment Staff di Prabumulih kosong.
Jadilah gw task force ke sini.
Sekarang udah ada sih, pekerja baru.
Tapi tetep aja gw harus disini, disuruh ngajarin dulu ama ngerjain juga.

Walo bete kelamaan dines, tapi gw bertekat buat selesein sebaik2nya.
Kaya Steve Jobs bilang, connecting the dot.
Siapa tau ada hikmah di kemudian hari... :)

Cerita lucu di Prabumulih, gw dapet dari Disha, HRD sini.
Waktu masih training, Disha dkk googling "tempat wisata di Prabumulih."
Karena mereka ngerasa bosan di Komperta mulu, pengen jalan-jalan.
Dan mbah Google menjawab.... "Komperta Prabumulih"
#ngokk

Kebayang kan kecilnya kota ini, hehehe...
Walo kecil, KFC udah buka loh disini.
Tapi belom ada delivery servicenya, hahahah...
Pernah nyoba delivery, telp ke 14022, eh si mas2nya malah bingung.
"Prabumulih dimana ya? Dekat Padang ya mbak?"
Oh well, nasib kerja di perusahaan ini yah, selalu di remote area.

Ohya, Kompertanya guedeeeee bangetttss...ngetts...
Segede Kota Wisata or BSD deh.
Ada 500an rumah dinas, rumah sakit, lapangan golf, kolam renang, 
lapangan volley, tenis, sepak bola, bahkan helipad.
But again, located in remote area... --.--"

Dinas di Prabumulih ini akan berakhir dalam seminggu.
Karena Self Assessment PROPER harus dikumpulin tanggal 20 Mei 2013.
Hmmmfff... ngeliat progress saat ini.. let's keep on praying and die trying.
Wkwkwkwk... SA ini memang mengalihkan duniaku.

Tetep semangat yaaaa, para pejuang SA se-Indonesia Rayaaaa...
Dari Rantau sampai Sorong, Bunyu sampai Cepu.
We'll get through this guys... ;))


Saturday, March 23, 2013

584 KM


This girl is going to move 584 KM away.
To Jakarta! *big grin*
It's finally my time to say good bye to Cepu.

Yes, a new assignment and a new adventure.
I have no idea what's in front of me.
But I'm determined to live it one day at a time.
Just do my best and enjoy the ride,,, ;))

This is what I-desperately-wanted, hopefully it's also what's best for me.
Well, the only constant is change.
Nothing is going to be the same.
Be prepared girl,,, :D

PS:
Picture is courtesy of dr. Christiandi. Good luck on your new assignment in Prabumulih, doc,,, :)


Sunday, December 30, 2012

An Inspiring Leader

"Leaders don't create followers. They create more leaders." - Thomas J. Peters

Topik ini dijamin sering muncul dalam berbagai jenis training. Sejak gw masi unyu dan ikutan ekskul di SMA, di masa kuliah hingga di saat gw udah kerja. Sampai sekarang pun masih. Mau training JBMP, ISRS, Incident Investigation, hingga soal PROPER, pasti lah ada satu sesi ngebahas soal leadership ini. Banyak juga buku-buku ngebahas soal ini, tapi gw ga pernah tertarik ngebacanya. I  always think that those books are full of shits, hahaha,,, Kalau kali ini gw ngebahas, bukan karena gwnya berubah pikiran, tapi gw menyadari pentingnya seorang leader, bukan sekedar bos or manager, tapi beneran "An Inspiring Leader", dalam sebuah organisasi, who actually can lead. Ini juga dari sudut pandang gw sebagai kroco mumet ya, yang jungkir balik ngejalanin perintah para leader itu.

Leadership atau kepemimpinan itu bakat dari orok atau bisakah dipelajari? Bisakah setiap orang menjadi leader? Ini topik diskusi waktu gw training JBMP yang lucunya, pernah muncul juga di soal Writing test TOEFL, wkwkwk,,,, Personally, I think everyone can be a leader. Each and every one of us is a leader, at least for ourselves or in our family. Kalau mau jadi leader yang lebih baik, juga bisa dipelajari. Banyak buku bisa dibaca dan seminar bisa diikuti. Sekarang kalau setiap orang bisa jadi leader, kenapa hanya beberapa saja yang akhirnya beneran mencuat jadi leader dan lainnya hanya jadi follower? Nah ini yang gw pelajarin dari pengalaman gw, bahwasanya,,,

"Being a leader is a choice we make." 

Sering gw temuin orang-orang pintar dengan ide cerdas, tapi memilih diam saja dan wait-and-see, berakhir menjadi follower terhadap suatu ide yang ga sebrillian idenya dan mungkin hasilnya tidak sebaik yang diharapkan. Banyak faktor yang menentukan, tapi mostly karena di perusahaan ini siapa yang punya ide, dia juga yang harus eksekusi, setidaknya memastikan pekerjaan itu terlaksana. Dan rata-rata orang merasa malas kalau dia juga yang ngerjain. Sering juga gw berada dalam kondisi dimana situasinya sudah mendesak dan perlu diambil suatu keputusan. Tapi lagi-lagi semuanya memilih amannya, wait-and-see. This is the time when a leader should step up, dan mengambil alih komando. This is the time when we choose, "am I a leader or a follower?". Do you have balls to step up and take the lead? 

"A leader should walk the talk."

Waktu masuk ke perusahaan ini, gw langsung masuk ke middle level, supervisor level. Walaupun pada kenyataannya gw ga punya fruit son or fruit daughter (baca : anak buah) secara langsung, tapi ada kru atau staff lain yang kadang gw mintain bantuan. Tentu saja mereka lebih senior, lebih pengalaman dan lebih tua umurnya. Pertama kali gw datang, gw tau banget betapa mereka nungguin gw melakukan kesalahan, ngetes sejauh or sependek mana ilmu gw, gampang nangis atau ga, apakah gw tipe omdo, dsb. Bisa apa sih cewe kecil nan bawel ini? Hehehe,,, Di sini gw belajar soal integritas. Walk the talk, man. Lo suruh orang-orang ngerjain A, lo larang mereka ngerjain B. Ya jangan sampai lo malah melakukan sebaliknya. Kalo lo ngarepin semua anak buah lo stand by, ya lo harus juga ambil bagian. Jangan lo paksain semua stand by tapi elonya kaga pernah stand by. Ini pernah gw coba di lapangan, waktu bersihin lokasi. Krunya susah banget bergerak, kerjanya lamban dan angot-angotan. Gemes banget. Tapi gw tau kalo gw omelin, mereka bakal makin mangkir karena mereka mikir "Elu sih enak tinggal nyuruh, gwnya keringetan". So instead of yelling, gw ambil cangkul, gw cangkul sendiri tuh lokasinya. Baru lah mereka ngerjain sesuai yang gw minta, karena mereka liat gw juga terlibat dan bekerja. Di sini gw juga belajar untuk ga asal ngomong atau asal janji. Pastikan semua yang keluar dari mulut lo sudah lo pikirkan semua konsekuensinya dan lo memang akan merealisasikannya. Kalo kata orang Treasury di bank sih, "Your word is your bond".   Di sini gw juga belajar untuk jujur. Kalo lo ga ngerti atau ga punya solusi, bilang apa adanya, minta waktu buat berpikir dan jangan malu buat nanya. Orang-orang lebih respect kalo lo jujur daripada lo sotoy. Kalo orang lain punya ide lebih bagus, terima aja. Ga usah malu atau takut mereka yang dapat nama. Kembali ke niat, lo kerja buat perusahaan, bukan buat dapat nama atau pujian. 

"A leader should use their 2 ears."

Being a leader means you should be able to stand alone sometimes. Kumpulkan dulu semua info, sebelum mengambil keputusan. Jangan kaya sel ovum, begitu sel sperma masuk, langsung menutup deh, kaga terima yang lainnya (istilah dari Mpok Ijah). Maksudnya, jangan cuma denger 1 info dan langsung tutup mata dan telinga dari info-info lainnya, kan belum tentu info yang didenger tadi adalah info yang bener. Office politic sucks. You'll never know who you can trust. Even brother bear told me, "Lo jangan pernah percaya omongan orang lain kalo mo ambil keputusan. Termasuk gw. Lo kumpulin info sendiri. Liat pake mata lo sendiri". 

Well, sementara itu dulu sharing gw. Sekali lagi, gw bukannya sok ngajarin ya. Semua yang gw ceritain di atas semata-mata sharing pengalaman gw aja, sebagai salah satu fruit daughter a.k.a kroco mumet, hehehe,,, Dan gw saat ini berada pada kondisi "craving for an inspiring leader". Someone that I can look up to, and being my role model. 

Apakah gw seorang leader? Yeah, sometimes but conditional. Masih banyak kurangnya, perlu diperbaiki. Gw masih suka ragu, suka panik dan suka sentimen ama orang, dimana ketiganya cukup mempengaruhi proses pengambilan keputusan. But at least I have guts to step up and take the lead. Buat kalian para lelaki yang milih wait-and-see, dan cuma bisa komentar atau ngomel di belakang kalau keputusan yang diambil ga sesuai ama yang kalian mau, jadi cewe aja deh lo,,,, *jadi curcol*.

Saturday, December 22, 2012

When the end is near,,,

I remember last year I thought that 2012 would be like hell, and I couldn't imagine how I was going to through it. I remember thinking if only I could blink my eyes so I could fast forward the time. But here we are, near the end of 2012, and guess what? I'm still alive. It felt like I've been stumble and beaten up, but I survived the year 2012 and standing still. What doesn't kill you makes you stronger, right? :))

The good thing about this year is having new friends in Cepu. Again. People come and go easily. I was saying hellos and goodbyes too often. The sadness of saying goodbye only last for couple of days, and then couple of hours and then we only felt the joy and happiness of welcoming the new member, new colleagues and new friends. Well, making friend is not easy. I know some people find it hard to trust and open up to new people. Thank God, I don't. 

Inline with company's plan to regenerate the workers, there are a lot of young workers now, including the new ones. And suddenly I felt like I have a bunch of younger sisters and brothers. You're working with them everyday and getting to know them not only professionally but also personally. What their favourite snacks, whom they're in love with, what makes them laugh, etc. Slowly but sure, they are becoming my family. Hanging out with them at the office and working on a project until late at night but we still managed to have a good laugh. I will always remember that as one of the best times in my life. 

When they got married or having babies, I couldn't help myself feeling happy and proud of them. And when they're sad, I was glad they trusted me enough to tell me and asked for my advice. As much as I want to leave Cepu, I know it will be hard for me to say good bye to them. I'm thankful for them.

Well, what 2013 will be like? I have no idea. But I want to live it one day at a time. With an open mind,  stronger than ever, and enjoy the ride,,, :))

Monday, September 24, 2012

Luruskan Niat

"Work for a cause, not for applause. 
Live your life to express, not to impress."
@ihatequotes

Beberapa bulan terakhir ini gw terlibat dalam sebuah #proyekrempong. Proyek yang melibatkan banyak fungsi, banyak personil dan tentu saja banyak kerempongan, baik faktor internal maupun eksternal. Oh ini pengalaman yang seru, seseru-serunyaaa,,,, Meeting tiada akhir ama engineer-engineer pintar, dapat ilmu baru terutama dalam process engineering dan ilmu sosial juga, untuk ngelobi-lobi yang perlu dilobi, hehehe,,,, 

Tapi ada juga sih sisi ga enaknya. Betapa mudahnya kita "pointing finger" ke orang atau fungsi lain untuk setiap masalah yang muncul. Ngeles, lempar kesalahan ke orang lain dan lari dari tanggung jawab juga jadi godaan terbesar setiap meeting soal progress #proyekrempong ini. But no, of course I stayed. I admitted my fault, my slow progress and offered a solution. 

Yang gw amati selama #proyekrempong ini berjalan, orang kerja dengan niat yang beda-beda. Ada yang demi dapet nama, dapet "nilai" bagus, dapet pujian, atau memang demi menunaikan apa yang menjadi tanggung jawabnya. Office politics bukan baru ini aja gw rasain, udah dari dulu juga. Dan dari dulu juga gw ga pernah ambil pusing atau ambil bagian di dalamnya. Nyelesaiin kerjaan sehari-hari aja udah pusing, masih mau ditambahin mikirin office politics. I do have a life, you know,,,  Karena niat yang beda-beda itu, outcome kerjaan kadang beda-beda juga. Kalo harusnya jalan lurus udah nyampe, eh ini pake muter 7 keliling dulu deh.

Gw ga peduli diomongin atau diomelin karena progress yang lambat. Gw akuin aja, emang lambat, karena aku dirimu dan dirinya (tsaaah!!). Intinya karena banyak hal lah. Ada yang dari awal udah selese dulu kerjaannya, sok atuh, ketawanya paling kenceng. Eh pas kesini-kesini banyak masalahnya. Look who's laughing now,,, the jokes are on you, Sir. 

Dan bagaimana #proyekrempong ini? Tentu saja belum selesai saudara-saudara. Masih kami kerjakan dengan semangat empat lima (BUKAN pake satuan persen). Masih terbawa dalam setiap mimpi dan doa gw (rugi amat yak,,, -.-"). Selama ini, hanya Allah SWT yang bikin gw kuat ngadepin #proyekrempong ini. Somehow He gave me strenght to stay strong and holding on. 

My point is, mari luruskan niat dalam bekerja. Eh bukan hanya kerja, tapi juga dalam segala hal yang kita lakukan. Ngga usahlah ngarepin macem-macem kaya dapat nama, dapat pujian, atau dapat "nilai" bagus. Kerja aja sebaik-baiknya, sesuai tanggung jawab lo, sesuai gaji lo. Jangan pamrih. All good things will come to you eventually. Kalau pun bukan sekarang, mungkin besok, lusa, bertahun-tahun ke depan, bahkan mungkin justru nanti saat kita pulang menghadap-Nya. 

Happy Monday,, :)

*curcol pas jam istirahat*

Saturday, August 4, 2012

A Getaway Ticket (2)

Ini lanjutan postingan sebelumnya, buat update aja ke para fans gw,,,, :D
*dilemparsendal*

Jadi yaaaa,,, for those who asks or curious about the test result,,,,
Kabar bagus buat kalian, karena si cantik ini won't go anywhere, wkwkwk,,,
Iyaaa,,,, saya ga lulus tes beasiswanyaaah,,,, failed in interview test.
Engga jadi ketemu koboi di Texas deh, dan tentu saja engga jadi dientaskan dari Cepu *sigh*

Don't worry guys, entah kenapa gw ga sedih or kecewa.
Pas tau infonya, yang ada dalam pikiran gw cuma "Oh ya udah, berarti gw harus cari tiket lain."
Karena sebenernya gw rada keder juga kalo harus idup di negeri antah berantah sendirian, selama 2 tahun *ngakuuuuu,,,,
Gayanya aja sok berani, hehehe,,,,
Beda ama si mpok Ijah yang mo berangkat ke Manchester.
Suami dan anak-anaknya ikut semua, jadi yaaa ada support system disana.
Maybe later, kalo gw udah nikah dan tentu saja kalo suami gw ngijinin.

Seengga-engganya gw ga lulusnya di interview terakhir, tapi ga kalah soal adu otak.
Dengan nilai GRE or TOEFL yang segitu juga, gw masi bisa lulus ke tahap selanjutnya.
Kalo interview kan banyak faktor yang menentukan.
Kata brother bear (yang yakin banget gw bakal lulus), ada 2 faktor yang mungkin menyebabkan gw ga lulus.
Pertama, interview gw emang ancur banget, parah banget. Kedua, gw emang ga dilepas.
Analisa dia, pasti yang kedua, "gw tau lo lah, seancur2nya elo, masa ga lolos interview sih? Itu kan cuma konfirmasi aja."
Hahahaha,,,, seneng dengernya,,,, tapi terus terang, gw ga peduli kenapa gw ga lulus.
What's the difference it will make if I knew the reason?
Ga lulus ya ga lulus aja, apapun alasannya.

Respon orang-orang tentang ketidaklulusan gw ini cukup beragam.
Keluarga (Bapak, Ibu, Bude-bude) : Alhamdulillaaah,,,, makanya, kawin dulu. (teteup yak!)
Keluarga (si dede tercinta) : It's OK, we're very proud of you. Udah bagus banget sampai di tahap akhir.
Kalo dari temen-temen kantor di Cepu, kebanyakan ga percaya kalo gw ga lulus.
Biasanya mereka nanya "Jadi kapan berangkat ke Texas?" dan gw jawab "Ga jadi, mantengin pompa angguknya di Cepu ajah, ga usah jauh-jauh ke Texas."
Baru deh mereka pada terkaget-kaget, hehehe,,,,
Thanks anyway, for believing in me guys,,,,
Ada bos fungsi lain yang dengan entengnya jawab "Naah, emang ama Allah lo disuruh kawin dulu."
(ngehits deh topik ini,,,, --.--" )
Sedangkan kata bos gw di Cepu, "Berarti bu Rizka masih diperlukan di lapangan nih."
Hwaaaaa,,,, tapi mbok ya jangan lama-lama pak,,,, wkwkwkwk,,,,,

Sekarang, apa rencana gw? Hmmm,,, terus terang gw blom bikin Plan C.
Mungkin ini saatnya gw mulai bikin Plan C dan Plan D, just in case Plan C ga jalan.
Emang Plan A dan Plan B gw apaan?
Beasiswa ini termasuk dalam Plan B, karena bukan tujuan utama gw.
Dapet syukur, engga ya gapapa. Bonus ajah...
Kalo Plan A, kayanya udah pada tau deh, hahahaha,,,,,

Well, life must go on guys,,, so does my life,,,,
kalo ada yang punya usulan Plan C dan Plan D boleh lo dishare.
Atau ada yang mau nawarin another getaway ticket? *ngarep



Friday, August 3, 2012

What A Day!

Dines ke Jakarta kemaren, udah males ajah ngebayanginnya. Bukan ke Jakartanya ya, tapi acara dinesnyaaaa,,, Kalo ke Jakarta mah hayu ajah! Trayek kali ini direncanakan Kalibata-Kuningan-Kebon Nanas-Thamrin (atau sekitarnya). Ga kalah ama kopaja & busway. Saat berdoa, cuma minta diberi kesabaran dan kekuatan buat melewati hari Rabu lalu.
But hey, it turned out to be a great day! What a daaay,,, and I could say it's a happy day,,, *chickendance*
Happiness started at 3 am, sahur time. Karena nginep di Kalibata, sengaja janjian ketemuan ama @siindie buat sahur bareng. The newly wed came with her husband, dan sahur ber-4 lah kami di salah 1 warung di tower tetangga (ama @rhinotherhino dan Uda Jerry tentu saja). Catching up a little bit, since I hadn't came to their wedding.
Bahagianya masih berlanjut karena gw khatam Al Quran, alhamdulillaah,,, Mulainya udah sejak lama sih, sebelum Ramadhan. Biar lambat asal khatam :D
Meeting pertama hari itu, yang awalnya berasa maleusin, ternyata lancar jaya, bahkan inspiring. Bertemu ama bapak fungsi lain di kantor pusat, bahas proyek rempong yang cukup memutarbalikkan dunia kami di Cepu (halaaah!!). Mungkin karena kerjaan dia lebih rumit dari gw, setiap kendala yang gw sampaikan, direspon positif aja, and he was helpfull. I wish everyone in this company was just like you, pak,,,
Meeting kedua yang awalnya gw takut buat datengnya, ternyata lancar juga. Hasilnya juga sesuai ama yang diharapkan. Selesai meeting rasanya pengen lompat-lompat dan nari-nari, ehehehe,,,
Sambil nunggu meeting yang berikutnya, gw harus kirim email soal kerjaan laennya. Ini juga bikin gw agak keder and takut-takut. Tapi bos gw yang baik hati nan tidak sombong berkata "Gpp bu, jalan aja, yakin aja. Tujuan kita comply to regulation". And email was sent! Bismillah,,,
Meeting terakhir hari itu, lebih ke arah koordinasi. Masi berhubungan ama proyek rempong itu. Kalau ini gw ga takut, malah bertekat kuat buat ngegolin tujuan kami. Alhamdulillah lancar jugaaaaa,,, tinggal ngelanjutin yang udah kami kerjain selama ini.
Bahagia berikutnya adalah menyaksikan seorang wanita masuk Islam. Ceritanya nebeng sholat Dhuhur di musholla sebuah instansi, ikutan tausiyahnya. Eh di akhir tausiyah diumumin ada yang mau masuk Islam dan mengucap 2 kalimat syahadat. Lalu salah satu jamaah wanita diminta memandunya membaca 2 kalimat syahadat. Nah ibu-ibu jamaah lainnya cuek-cuek ajah. Ya udah akhirnya gw yang maju. Toh ini untuk hal yang baik. Membantu saudara kita untuk masuk Islam. Ikut terharu dan berkaca-kaca waktu bimbing baca syahadat. Yaaah, emang pada dasarnya gw lebay juga sih, hahahaha,,,,
Selese semua acara, akhirnya gw ngemall. Awalnya mau merayakan kebahagiaan dengan retail therapy a.k.a shopping! Tapi karena lagi insyaf dan inget blom bayar tagihan kartu kredit, gw memutuskan nonton ajah, "What To Expect When You're Expecting". Filmnya emak-emak, seputeran wanita-wanita hamil, wkwkwkwkwk,,,, Eh tapi lumayan bagus loooh, buat wanita tentunya. Walo benernya gw agak nyesel kenapah ga nonton The Double ajah, yang film action dan banyak lelaki gantengnya *teteuuup*.
Yang pasti, moral of this story is "The biggest obstacle is your mind. Don't let your mind trick you and make you believe things cannot be done." Yang penting usaha dulu, jangan berpikir ga bisa, susah atau ga mampu. You have bigger power and ability than what you know you already had. Do your best and let God do the rest, karena hanya Allah SWT yang Maha Besar dan Maha Kuasa,,, :))








Sunday, July 15, 2012

A Getaway Ticket

As much as I started to love being here in Cepu (yeah, after almost 3 years), it didn't stop me from trying to get away from here. Permanently. I'll take any chances that's possible.

Then one day, the gate to my exit road was finally opened.

It was a broadcast email from the company HQ, about scholarship offering to its employees. Of course we had to pass some selection tests. I didn't think twice, I submitted the application email and annoyed my colleague on HR Dept. to include my name on their internal memo. And the trial was begun.

I got called for the first test, psycho-test, Test Potensi Akademik (TPA) and focus discussion group. Interview with a psychologist was also included. It was the happiest time, cause I could meet old friends from all over company's business units. We studied together, a little bit, and hang out together, a lot of that, hahaha,,,, And I passed the test. Surprisingly.

There came the next test, which were GRE Test and TOEFL Test that using the Internet Based Test, online. These test is the creepiest of all. I've never done the GRE Test before. Some of my friends said, it was similar to TPA, but in English. Kwaaaang,,,, kwaaaangg,,, I should study, no mater what. @rhinotherhino bought me the practice book and @kusitarini sent the soft copy of her practice books. But it wasn't easy to find time to study and I finally started to study a week before the test date and intensively only 3 days before the test date. GRE Test has 3 parts, Quantitative Test (basic Math), Verbal (reading, vocabulary) and Analytical Writing.

I studied the tips of Analytical Writing, the structure of paragraph, and the vocabulary that can be used. The range of writing's score is 1-6. My goal was score 3-4. Yeah, based on my previous TOEFL Test, I know I'm not that good in writing. 3 to 4 is  good enough. For the Verbal part, there were soooo many words that I had to memorize and also their meaning. The practice book and Sita adviced me to make flash cards. But I didn't have the tiiiimmmeee! So I just tried my best to remember all of them. The last one, the Quantitative Math, my favourite. I knew it was basic math, but the last time I take Math test, it was a loooong time ago. And it's in English ya, by the way. So I decided to study the terms first and then practiced. You know what they said, practice makes perfect.

On the test day, I was so nervous. I felt that I was doing pretty good in writing, but I was frozen for some minutes in Quantitative Test. I forgot the entire Math terms that I had studied! After taking a couple of deep breath, I could go on. The Verbal Test was not that good, but I've predicted that before. We knew the test result (Quantitative and Verbal) right after we've finished the test, but we needed to wait for  the Analytical Writing score. So my Quantitative score is average (152 or 660), my Verbal score is below average (42 or 340) and my Analytical Writing is average (3). Basically, not that good.

For TOEFL Test, at first they said that I could use my previous test result that was taken on February 2012. But in the end they asked me to take the test too. So I had to study again, still using the Kaplan books and CDs from Mba Izah. It helped me to get used to the TOEFL materials. And of course, practice practice practice. I saved the CD's content in my iPod so I could studied everywhere, I didn't have to bring my laptop to play the CDs. On the test day, I felt more nervous than the last time I took TOEFL Test, because I felt that the pressure was so high and intense. This is my getaway ticket, for God's sake! I didn't want to blew it. Alhamdulillah the result was better than the previous test. My score is 100 or equals to 600 for Paper Based Test. From 4 parts of the test, my score was increasing for Reading, Listening and Writing parts, but decreasing for Speaking. The Writing score was the one that increased significantly. I guess, studied the Analytical Writing for GRE Test was helping.

So all the test participants had took the test, and we're waiting again for the next memo. We didn't know the selection's criteria, we didn't know what's going to happen next. The thing about the test committee is they're not giving us the complete information. About the test, the selection criteria, the scholarship program, the purpose, etc, etc. They kept us wondering and guessing, waiting for their emails or memos. And somehow, I passed this second test. I had nooooo idea why, but thankful.

Then came another memo for the third test, interview with user and psychologist. I don't think I nailed it either. I felt like I didn't give them smart answers. And here comes another waiting moment. I'm getting tired with all the tests and waiting and hoping. So I only pray, if it's meant to be, it will come to me eventually. I've done my best, hope for the best and let God do the rest, like always.

For what it's worth, at least I've tried to win a getaway ticket,, ;)

Tuesday, June 12, 2012

a royal company

This post is written in Bandung, in a fancy hotel room, where I'll spend my days on this week.

Yes I'm on duty again. This time I join a task force to create training modules with several topics. When I arrived last Sunday, I thought "Wow this is one fancy and comfy hotel". The hotel room is big and completed with iron, hair dryer, sajadah, and big pillows. And once again, I realized that this company is very royal to its employees.  This company provides good accommodations and facilities for its employees. We fly with the best airlines in this country. We stay in a fancy hotel, four or five stars, wherever we're on duty. Even when we're in rural area, this company gives us the housing facilities, all furnitures are included. Well, I shall be very thankful and give my best shot in return.

That's the moment when my intention had changed, from working-semi-vacationing mode into fully-working-seriously mode. Eheheheh,,,,, So I was really happy today when my two modules had been reviewed by the seniors and I can move on to the presentation. Semoga hasil meeting kami di sini nanti bermanfaat yaaaa,,,, :))

Sunday, May 6, 2012

Yogya!

Menyempatkan diri menikmati malioboro di sore hari. Di Yogya seminggu tp trainingnya padet bangeeet,,, ga sempat jalan-jalan,,,

Akhirnya jalan-jalannya ya sekalian jalan pulang ke hotel,, :)

Wednesday, April 11, 2012

Ngabur

Percakapan absurd di sore hari, sejam sebelum bel pulang, antara gw, temen A dan temen B :
Temen A : hadeuuuu,,, bosen gw di lapangan,,,
(dia emang kerjanya di lapangan)
Gw : iya niiiy gw jg boseen,,, liat deh tumpukan kertas kerjaan iniiih,,,,
(gw, lebaaay seperti biasa)
Temen B : hooh, gw juga jenuh nih,,,
(dia kerjanya di kantor mulu)
Out of nowhere serempak aja kita ngomong,,, "Cabut yuuuukkks,,, ngabuuuuur"
Hahaha,,,, semangat banget deh pokoknya, berasa kaya SMA dulu, bandel pengen bolos,,,
Tapi percakapan berikutnya ngga banget,,,,
Gw : tapi kita mo ngabur kemana, teman2? Cepu gettoooo,,,
Temen B : kalo orang Jakarta ngajaknya "nyetarbak yuuks" kalo di cepu mana ada?
Temen A : ngejus? Ehehehehe biar sehat tauuuu,,,,
Temen B : jangaaan,,, ngebakso malang ajah,,,
Gw : -.-"
Yah intinya kami ga jadi ngabur, karena ga jelas juga mo kabur kemana. Kemana pun kami cengkri2 pasti ketauan. Juga karena absensi sekarang pake finger scan, ga bisa titip absen, hihihihihi,,,,
Gantinya, kami hang out ajah sepulang kantor. Ngebakso. Teteup.... :D
Sent from my iPhone

Monday, April 9, 2012

Stuck!

Hari ini melelahkan,,, mentally and physically,,,
Lelah mental karena dari kemarin ditelponin kanan kiri, dimintain report kanan kiri
Lelah juga karena siapin mental ketemu bos gede, hehehe,,,,
Lelah mental karena mo ada inspeksi rig, gw ada di tengah-tengah antara lapangan dan inspekturnya.
Belom lagi banyaknya tamu, yang pada konfirmasinya ke gw,
walo gw di luar kota tetep aja harus urusin mereka
Lelah fisik, karena hari ini muter-muter dari 1 kantor ke kantor lainnya
Haha hehe ama orang-orang itu
Ngadepin bapak-bapak yang kaya kucing dikasi pindang
In times like these, gw berharap bos gw segera balik dari trainingnya
Coz kalo ada dia, distribusi kerjaan lebih jelas

Gw ga mau nyalahin tim gw
Tapi ada aja ya yang ga kooperatif
Yang ga peduli ama kerjaan di kantor
Yang kalo lagi dinas ga mau tau urusan di Cepu
padahal gw ngegembol kerjaan kemana-mana
bawa laptop, modem, etc.

Like today,,,
I'm stuck in one coffee shop, di pojokan, nempel ke colokan
Eh laptopnya ding yg nempel colokan, bukan gw, ehehehe,,,,
Ngerjain pe-er yang harusnya dikumpulin siang tadi
(Mahapkan sayaaaaaaa telat bikin)
Ngerjain pe-er yang harusnya dikerjain bapak tak kooperatif itu
Karena dia lagi dines luar kota
(Errrr kayanya gw dines luar kota juga yak)
Karena gw ga tega ngelimpahin ke bapak yang di Cepu
Kerjaan dia juga udah banyak
Termasuk ngehandle kerjaan si bapak tak kooperatif itu
Selain itu, pe-er ini menyangku hajat hidup orang banyak
Jangan sampai kru gw ga gajian gara-gara kaga ada yang urusin di tim gw

Kenapa gw belain cengkri di coffee shop ini?
Coz I  need a high doze of coffee, biar otak gw ga lemot
Juga karena gw mo ketemuan ama temen gw
I really need to talk to a friend right now
so I can keep my sanity here,,,, X_X

Yang lagi meeting, cepetan yaaaowwww,,,,,

Friday, March 23, 2012

Keys to Success

Masi dari training AOC kemarin niy,,,
Doooh gw terinspirasi banget yak!
Walo sempet ngedrop lagi gara2 jadi pjs sehari, hahahaha,,,,
But as Sari had said, struggle a little more,
And I'm going to live my life above the line :)
Anyhow, here are 7 keys to success :
1. Dare to dream
2. Dare to try
3. Dare to pray
4. Dare to be different
5. Dare to fail
6. Dare to learn
7. Dare to give
And the AOCs are dare to change! ;)
Sent from my iPhone

women workers here

this writing is dedicated to all the women who works in this beloved company!
and especially here in cepu,,, :)

when i first came to cepu, we didn't have many women workers here.
but now, it's a bunch of us! hahaha,,,
and i saw them struggling with their own responsibilities.
maybe not physically, but i assure you, it's not easy either.
we're mostly facing people, bureaucrats and all their regulations.

it's hard, but we're not giving up.
sometimes we just stressed out and wanna cry,
but we just put our best smiles and laugh it out.
the hardest part here is proving ourselves to this company and all the men workers
that we're good enough, strong enough and capable enough to work here, with them

buat tetangga ruangan yang lagi lembur juga ngurus dokumen pembebasan, semangat ya ciiiin,,,
nanti kita beli martabak bareng, hahaha,,,,

packing unpacking version 3.0

lately i felt that my life is packed in a suitcase
i've travelled a lot
moving from one hotel to another
from one city to another
packing and unpacking almost every week

i brought my books, my works and my everything everywhere
i flew with aeroplane so often till i wasn't scared of flying anymore

but for what it's worth, though it's tiring, i enjoyed it
each and every single trip
my getaway

next week i'll have a scholarship test
another getaway ticket from here
hopefully i can make it ;)

bismillah,,,

Thursday, March 22, 2012

Yang Lama dan Baru

Teman lama, teman baruuuu,,,

Change or Die

Some pictures from AOC Training,,,
It was fun, inspiring and challenging.
Had a great time there,,, ;)

Wednesday, March 21, 2012

Tipe Pekerja

Masih hasil training kemarin,,,
Ada 3 tipe pekerja :
1. 4L, lo lagi lo lagi
Intinya, dia selalu dicari dan dibutuhkan, karena kontribusinya.
2. Yang ada ataupun ngga ada di kantor tuh ngga ada bedanya.
3. Yang kalo ada di kantor malah ngerepotin, bikin ribet.
Well, which one are you? Yang pasti, bapak trainer yang juga salah satu petinggi di perusahaan tercinta ini bilang, hidup itu harus memberikan manfaat,,,
Quite inspiring for me.
Sent from my iPhone

Monday, March 19, 2012

Life is A Beautiful Struggle

Sometimes struggles are exactly what we need in our life.
If we were to go through life without any obstacles, it would cripple us.
We would not be as strong as we could have been and we could never fly.
So the next time you are faced with an obstacle, a challenge, or a problem,
Struggle a little - then fly.
*taken from AOC Program Handbook
March 19th - 20th, 2012
Sent from my iPhone