Showing posts with label love. Show all posts
Showing posts with label love. Show all posts

Sunday, December 30, 2012

Cinta (Tidak Harus) Mati

Kali ini kita review buku yang baru gw baca yaaaa,,, Tenaaaang bukan roman picisan kok, walo judul dan isi bukunya ada ngebahas soal cinta-cintaan, iihihihik,,, Buku Cinta (Tidak Harus) Mati ini karangan Henry Manampiring, a.k.a Om @newsplatter. Siapakah diaaaaaa? Gw juga ga kenal langsung sih, tapi gw follow twitternya, baca blognya dan ngefaaaaannnnsss ama Om Piring yang juga jadi Duta Pisang iniiih,,, (kyaaa,, kyaaa,,,, ^^). *mulai ga fokus*

Waktu tau Om Piring nerbitin buku, gw mulai kasak kusuk mo nitip siapa. Ya harap maklum ya cuy, di Cepu kaga ada Gramedia. Eh kebetulan ada tugas kantor ke Semarang. Semangat deh gw mo cari bukunya, tapi ternyata sampai ke 2 outlet Gramedia, bukunya engga adaaaaa,,,, Kembali kasak kusuk cari yang mau dititipin. 

Sampai pada suatu hari, temen gw Nila (@purwadhani) yang di Jakarta bbm nanyain alamat gw di Cepu karena mo kirim sesuatu. Sempet nyangkain mo kirim undangan kawinan, tapi ternyataaaa,,, dia kirim buku ini, lengkap ama tanda tangannya. Rupanya dia ikut book signing, sempet foto bareng Om Piring pulak (yang bikin gw ngiri mampus! zzzzz,,,). Ohohoho, salah satu fans @newsplatter juga nih,,, :D 

Cinta (Tidak Harus) Mati ini diambil dari beberapa postingan di blognya Om Piring dan ada juga postingan baru. Isinya hasil pemikiran (nampak berat yak,,,) dan komentar Om Piring soal banyak hal dan dibagi dalam 3 Blok : Cinta, Kehidupan dan Pencarian Diri. Nah, yang gw suka dari tulisan-tulisan Om Piring di buku ini adalah :

1. Membahas hal yang kesannya sepele secara komprehensif dan mendalam 
Misalnya nih di Bab 9, Kapan Kawin? Sebuah Tinjauan Filosofis Psikologis dan Bisnis. Coba ya, pertanyaan "Kapan kawin?" yang selalu gw sebelin tiap ada reuni, Lebaran bahkan pas ambil e-KTP di Kecamatan, dianalisa dari sisi penanya, filsafat serta bisnis dan ekonomi. Om Piring berhasil merumuskan formula untuk menjadikan jawaban "Kapan kawin?" ini sebagai indikator Produk Domestik Bruto Indonesia. Luar biasa pemirsaaaah,,,, :D

2. Bikin gw mikir lebih dalam lagi, utamanya urusan percintaan,,, *tsaaah*
Tulisannya Om Piring ga kalah deh ama seri Chicken Soup, khususnya Chicken Soup For Jomblo (kalo ada), hehehe,,, Ga diiing, semua bahasan si om ini dalem kok. Tapi untuk Blok Cinta, gw paling suka ama Bab 5 (Dengan Siapa, Atau Apa, Kamu Jatuh Cinta?), Bab 6 (Betapa Sayangnya "Sayang") dan Bab 8 (Ekstrapolasi Pacaran ke Pernikahan). Kebetulan ketiganya udah gw baca di blognya Om Piring, dan gw sukaaa,,, Jadi seneng banget 3 artikel ini masuk di buku. 3 bab itu bikin gw mikir lagi, dan  bikin gw bertanya ama diri gw sendiri. Salah satunya, bener ga sih selama ini gw jatuh cinta ama 'seseorang', bukan kepada 'jalan keluar' atau 'jadwal hidup'? Kalo di agama Islam, setiap kegiatan harus diawali dengan niat, tentunya niat baik ya. Kalau niat awalnya salah, hasilnya juga tidak akan seperti yang kita harapkan. Nah kalau niat jatuh cintanya demi mendapatkan jalan keluar or menyesuaikan jadwal hidup, apakah akan membawa hasil yang baik? Jadi mari luruskan niatnya dulu, dan semoga jodoh yang baik akan mengikuti. Amiiin,,,  :)) 

Gw juga sempet takjub ama bahasan LDR di Bab 7, dimana Om Piring ini ga setuju ama LDR dan memberikan alasan-alasannya secara "ilmiah". Bahwasanya hubungan pria dan wanita ini kompleks, mencakup aspek biologis, hormon dll yang memerlukan kedekatan fisik. Well as a pathetic romantic, this time I should disagree with you Om. Gw percaya, if two people love each other that much, nothing is impossible, everything is worth to fight for although it will need an extra work. Seperti yang dulu pernah gw bahas di sini.

3. Gaya ceritanya yang santai dan kocak.
Kadang Om Piring suka bahas hal yang serius, menyelipkan isi dari buku-buku bacaannya (yang ga ecek-ecek juga), tapi gaya ceritanya santai, pakai bahasa sehari-hari dan tentu saja suka diselipin komentar ngasal dan kocak yang Om Piring bangeeet,,,, Sepanjang baca buku ini, gw suka cekikikan sendiri, bahkan ngakak abis. Misalnya halaman 126, Om Piring lagi menjelaskan arti ekstrapolasi dengan kasih contoh tentang Pertumbuhan Penduduk :

"Karena kemungkinannya kecil Indonesia tiba-tiba dibom aliens yang tersinggung dengan jambul Syahrini, maka kita bisa pede mengekstrapolasi jumlah penduduk di tahun 2012, 2020 sampe 2050 berdasarkan pertumbuhan penduduk yang kemarin (plus asumsi-asumsi)."

Duh yaaa,,, segitu ngefansnya Om ama Tante Planetarium,,, :D

4. Last But Not Least, Survey Newsplatter yang terkenal dan cetarrr membahana ituh,,,
Emang sih Survey Newsplatter ini udah beberapa kali dengan topik survey yang berbeda-beda. Tapi menurut gw paling seru ya Survey Jomblo Nasional (Bab 1), entah karena itu survey pertama yang dibuat si om  dan yang pertama gw ikutin, atau karena hal lainnya. Yang pasti menurut gw, baik surveynya maupun laporannya seru dan lucu banget. 

So conclusion of this post is : HIGHLY RECOMMENDED TO READ YAAA!! Engga rugi deh bacanya, it will give you another insight or perspective on something. Tengkiu ya Nilaaa udah dihadiahin buku ini, lengkap ama tanda tangan Om Piring. Walo gw masi ngiri to the max karena ga bisa ketemu ama foto bareng Om Piring,,,, Zzzz,,,

Oh Om Piriiiiing, akuh padamuuuuh,,,,, *lospokus*

Sunday, October 14, 2012

Addiction

I have a new addiction recently, and it's kinda irritating.
Because it won't go off and it seems like there's no cure for this illness.
Unless the illness himself.
The one and only, Mr. Adam Levine.


Oh what am I gonna do with you, Adam?
How am I going to be recover from the Adam Levine Addiction?

Sunday, August 5, 2012

Saturday, July 14, 2012

The Lake House


Disclaimer : 
Review ini banyak spoilernya. Please stop reading if you don't want to know the spoiler

Ini pilem lamanya abang Keanu Reeves,,, tsaaah abaaaang,,, wkwkwk,,,, 
Dulu nonton di 21 saat masi di Jakarta, keluar bioskop dengan perasaan mengharu biru. Eh di malam Sabtu yang sepi nan galau kemarin, pilem ini diputer di Warner TV. Nonton lagi, dan mengharu biru lagi.

Bukan semata-mata karena ada Keanu Reeves, tapi juga ceritanya, walau agak gak masuk akal juga. But hey, I believe that miracle does exist,, :)) So I choose to ignore all the impossibilities and coincidences, just enjoy the movie. Dan wajah ganteng Keanu Reeves tentunyaaaa,,,, :D

Ceritanya tentang Kate, dokter wanita di Chicago yang menyaksikan kecelakaan lalu lintas di depan matanya, tepat di hari Valentine, 14 Februari 2006. Seorang lelaki tertabrak bus dan meninggal di pangkuan Kate. Untuk menenangkan diri, Kate mengunjungi rumah sewaannya di pinggir danau, The Lake House. Saat pindah ke apartemennya di Chicago, Kate meninggalkan surat di kotak pos depan Lake House untuk penghuni berikutnya, meminta untuk mengirimkan surat atau paket ke alamat barunya. Menginformasikan juga bahwa bekas jejak kaki di jalan masuk dan kotak di loteng sudah ada sejak dulu. Surat Kate dibaca oleh Alex Wyler, kontraktor ganteng (yaeyalaaah, mas Keanuuuuu) yang baru pindah ke Lake House. Alex agak bingung baca surat Kate, karena dia tidak menemukan jejak kaki dan kotak yang diinfokan. Mulailah mereka saling menulis surat, melalui kotak surat di depan Lake House. Sampai Kate menemukan kejanggalan. Alex mencantumkan tahun 2004 di setiap suratnya, sedangkan saat itu tahun 2006.

Singkat cerita, mereka mengetahui bahwa mereka hidup dalam masa yang berbeda, terpisah 2 tahun. Walau menyadari keanehan ini, tapi mereka tetap meneruskan korespondensi. Alex mengajak Kate jalan-jalan keliling Chicago bersama-sama. This is my favourite part of the movie. Alex meletakkan peta yang sudah ditandai dengan rute dan tempat-tempat yang dikunjungi di kotak pos, lalu Alex dan Kate berjalan sesuai urutan rute dan petunjuk dalam peta tersebut. Bersama-sama, hanya dalam waktu yang berbeda, terpaut 2 tahun. 

"Don't worry Kate, we'll be together someday. I'll find a way to get close to you, take care of you."  Alex Wyler

They're getting closer. Sampai suatu hari Kate minta tolong pada Alex untuk mengambil dan menyimpan novel miliknya yang tertinggal di stasiun kereta api. And they met. Well, actually Alex saw the-2004-Kate and fell for her. Mereka sempat berdansa di acara ultah Kate, and Alex kissed her! Tentu saja the-2004-Kate tetep clueless dan berpikir kalo Alex was just another guy. Alex akhirnya mengajak the-2006-Kate untuk bertemu keesokan harinya (di tahun 2006), walau itu berarti Alex harus menunggu 2 tahun. Janjiannya di restoran Il Mare, yang nampaknya eksklusif banget, kalo ga reservasi jauh-jauh hari, ga bakal dapet tempat deh. Tenaaang, mereka dapat tempat kok, secara Alex pesan tempat dari tahun 2004. 

Di tahun 2006, Kate datang ke Il Mare dengan penuh harap, cantik, tersipu-sipu. Tapi Alex ga datang. Dan dimulailah sedih-sedihnya. Kate memilih kembali ke realita dan melarang Alex mengirimkan surat lagi. "Please let me let you go," kata Kate. Sedih deh lihat Alex-nya. Dia patah hati, memilih pindah dari Lake House dan meninggalkan surat-surat Kate di loteng (Yep, ternyata kotak di loteng itu punya Alex). Waktu tahun baru 2006, di tengah hiruk pikuk perayaan tahun baru, dia bengong ajah. You can read his mind "Well Kate, I'm finally here, in your time." 

Kemudian tibalah hari Valentine, 14 Februari 2006. Alex ingat di salah satu suratnya, Kate pernah cerita kalau di hari itu dia sedang duduk di taman dan menyaksikan kecelakaan, dan si pria yang jadi korban meninggal dunia. Alex kembali ke Lake House, memastikan lagi dengan membaca surat-surat Kate. Sementara Kate yang udah sampai di tahun 2008, ceritanya udah move on dooong. Punya pacar, beli rumah bareng dan mengunjungi suatu firma arsitektur untuk mendesain rumah barunya. Di firma itu, Kate melihat gambar The Lake House, yang ternyata digambar oleh kakak si Arsiteknya. Guess what? Si kakak itu namanya Alex Wyler. Too bad, Alex sudah meninggal tepat di tanggal itu, 2 tahun yang lalu. 

Ternyata, lelaki yang meninggal tertabrak bus itu Alex. Sedih ga loooo? That's why he didn't show up at Il Mare. Kate langsung lari ke Lake House, menulis surat ke Alex, memberi tahu bahwa dia adalah pria yang tertabrak bus di taman. Bahwa walaupun Alex melihatnya di tahun 2006, di taman itu, jangan mendekat. Supaya Alex tetap hidup dan selamat. Karena Kate mencintainya, dan meminta Alex menunggu 2 tahun (again!) dan datang menemuinya di Lake House di tanggal yang sama di tahun 2008. She prayed so hard that Alex would read her letter and be safe. 

Terus mereka ketemu ga? Tentu saja ketemuuuu,,,, This time Alex shows up! Mas Nunu dengan gantengnya dateng ke Lake House dan mereka ketemu. Kali ini mereka bener-bener ketemu. "You've waited,'' kata Kate. Jadi kalo diitung-itung, Alex nunggu 4 tahun lamanya, to hold her in his arms. Aktingnya Keanu Reeves dan Sandra Bullock ngena banget deh. The waiting, the curiousity, the patience, the longing, the excitement,,, it felt so real. You can feel it like you experience it by yourself.

Oh well,,, this movie is heart warming. Salah satu film yang akan gw tonton berulang kali, seperti Sleepless in Seattle, Serendipity dan Love Actually. Dan yang pasti, Mas Nunuuuu,,,, aku padamuuuh,,,, :D


Tuesday, June 19, 2012

The Fault In Our Stars




This book was written by John Green, and this is my first time reading his books. Apparently he is a famous writer in USA. I know about this book from a friend, who had read it and wrote a beautiful review about it. So when I found it on a book store, I didn’t think twice to buy.

I’d say that this book tells about love stories, in a various-almost-complete forms. Not only between a boy and a girl, but also between friends, parents and their children, and even between humans and Life & Death in general.  You may disagree with me, but I’m a pathetic romantic so I’m kind of a sucker for love love LOVE. Besides, this is my review anyway, I can write anything I want,,, :D

Hazel (16) and Augustus’ (17) love story was unlike any other teenagers’ love stories. They’re both cancer survivors, met in a Support Group Meeting and became flirty friends until they became a couple. Augustus was so clear in expressing the way he felt to Hazel. You can see it from what he did and his strong words when he said his feelings. Augustus was willingly reading Hazel’s favorite book and gave a deep thought of it. He gave his one and only Wish, every cancer kid was granted one Wish by “Genie”, to finance himself, Hazel and Hazel’s mom to Amsterdam to meet the author of Hazel’s favorite book. And I was melted reading his love statement :



He’s a stand up kind of guy. He knew what he wanted, what he felt and said it out loud. His charms and hotness were only a bonus.

Dealing with cancer made them so close to Death, and they had their own fears. Hazel was afraid that she was just A Sadness to her parents, a grenade that could explode anytime and hurt people around her. That was her reason also when she rejected Augustus at first. And Augustus feared of oblivion, he was afraid that he would be forgotten soon after he’s gone. They’re both wrote a eulogy for each other. I won’t write them here. You should read it by yourself. It was breath taking and heart breaking. I love the way they described their love to each other.


Hazel and Augustus also taught us about keeping promises. Until the end of this book you’ll see how they’re keeping their promises, whether it was said or unsaid. How you’d be there for the one you love, in the times when they needed you the most. Like what Isaac, their cancer-survivor-friend, said :

Right, of course. But you keep the promise anyway. That’s what love is. Love is keeping the promise anyway. Don’t you believe in true love? ”

Other story on this book that caught my attention is Hazel’s parents, especially her Mom. She looked like a strong woman, being a stay-at-home mom and took care her sick child. She drove Hazel everywhere, and waited for Hazel until she finished her activities. Hazel was afraid that her mom didn’t have a life because of her and her disease. She was always trying to cheer Hazel up. Celebrating Hazel’s mid birthday and even Bastille Day, a day that was celebrated by French people. She loved Hazel so much and being there even when Hazel didn’t want her to. She reminded me of my own mother. My beloved and sweet mom. She’s hovering me now when I’m healthy and happy. I bet she won’t leave my side if I get sick. Mom’s love for their children is a solid form of unconditional love. 

Anyways, I highly recommend you, yes you, all of YOU, to read this book. It was beautifully written, containing beautiful words and stories. Happy reading guys,, J

Saturday, April 28, 2012

miss you

it's been awhile
never thought that i'd miss you
hope you'd feel the same,,, :)

Saturday, April 7, 2012

The things you'd do for love

Gara-gara baca Antologi Rasa nih.
Novel yang ditulis Ika Natassa, seorang banker, juga penulis.

Awal bacanya males-malesan, tapi ternyata sekali baca, ga pengen brenti.
Ceritanya tentang 4 orang sahabat, Harris, Ruly, Denise, Keara.
Harris suka Keara, Keara suka Rully, Rully suka Denise.
Denise? Not happily married.

Gw ga bakal cerita detailnya, yang pasti semuanya ngikutin kata hatinya.
Melakukan hal-hal bodoh demi cintanya dan orang tercintanya.
Seperti punya playlist lagu-lagu favorit si tercinta di ipod, walau bukan seleranya.
Bangkrut demi beli tiket pesawat dan tiket nonton F1 di Singapura cuma karena diajakin si tercinta.
Mengikutinya melakukan hobinya, walau sepanjang jalan dikacangin.
Membelikan bubur ayam setiap pagi, cuma biar bisa sarapan bareng.
Well, the things we would happily do for love. even the stupid one,,, :)

Hari ini juga membahagiakan, kabar baik dari beberapa teman.
Ada yang lamaran, ada yang lagi mempersiapkan hari H pernikahannya, ada yang sedang hamil.
Gw merasa ikut bahagia, karena sedikit banyak gw tau cerita mereka.
The things they had done for their love.
And seeing their happiness makes me happy.
Dan tentu saja berdoa, hopefully my time will come.
If you'd only knew the things I had done and I would do for love, hahaha,,,, ;)

Monday, March 12, 2012

Selamat ulang tahun, bapakkuuu,,,

Bapak ulang tahun ke 58 hari ini :)
Selamat ulang tahun bapak,
Semoga bapak sehat selalu, bahagia selalu dan senantiasa dalam lindungan Allah SWT
Maafkan Rizka ya pak, belum bisa kasih kado yang paling bapak inginkan
Semoga bisa segera Rizka penuhin :)
*peluk erat*

Sunday, April 25, 2010

Aku Ingin

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api,
Yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan,
Yang menjadikannya tiada

"Aku Ingin" oleh Sapardi Djoko Damono

Puisi yang indah, dalam dan bersahaja,,,

Saturday, April 24, 2010

Foolish Game

Belakangan ini media ramai oleh 2 cerita selebritis. Tentang Anji Drive yang mengaku menjadi ayah biologis bayi Sheila Marcia serta tentang KD yang berurai airmata bercerita bahwa dia telah salah mencintai suami orang dan meminta maaf akan kekhilafannya. Well, let's not go to details. Gw ga mau blog gw berubah blogtainment, hehehe,,,, :D
Anyways, terlepas dari penilaian orang tentang benar atau salahnya perbuatan mereka, dinilai dari norma, agama, moral , hukum atau apapun standar yang dipakai, mereka melakukannya atas nama cinta. Love is a foolish game. Membuat kita mengutamakan perasaan dan hati kita serta terkadang meninggalkan akal sehat kita, membuat kita nampak bodoh.
For me, love is a beautiful thing. Makes you happy, excited and alive. Dan sudah hukum alamnya, bahwa kita tidak bisa memilih kepada siapa kita akan jatuh cinta. Suddenly love strucks,,,, and you can do nothing to avoid it.
Tapi apakah kita akan menjadi egois? Memaksakan kebahagiaan kita di atas kesedihan keluarga kita, keluarganya, orang-orang yang kita sayangi, orang-orang yang berarti baginya. Yang pasti gw ga akan bisa begitu. Dan para pujangga jaman dulu juga bilang, "cinta tidak harus memiliki". Menurut gw, itu bukan suatu keputusasaan. Justru suatu keberanian dan kebesaran hati. Mengikhlaskan orang yang kita cintai untuk bahagia, walau bukan bersama kita. Karena akan lebih menyedihkan jika dia bersama kita, tapi justru dia tidak merasa bahagia.
Tapi apakah kita memang harus melakukan "apa saja" atas nama cinta? Well I don't think so. Disinilah akal sehat berperan. Memang sulit menggunakan akal sehat kalo lagi jatuh cinta,,, You'll be amazed with the things you'd do for love,,, But girls,,,,(yes, this writing is dedicated for all girls), dilihat dari sisi manapun, kita yang akan dirugikan jika kita ga pake akal sehat kita.
Jadi marilah kita jatuh cinta, madly and deeply in love, tapi tetap gunakan akal sehat kita. Ini nasehat bokap gw, yang pengen gw share ama lo semua, yang disampaikan saat gw SMP, saat cowo2 mulai nelpon or datang ke rumah,,, "Rizka, semua lelaki itu buaya. Bapak ga mau anak bapak dipermainkan. Jadi, jangan mudah percaya ama mereka, dan pake akal sehatmu."
Hahaha,,, sorry boys,,, that advice was coming from an ex playboy so it's gotta be the truth.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, April 18, 2010

Incomplete

RT @ihatequotes: We're all incomplete, and therefore we're always searching for somebody to complete us. -Tom Robbins #ihatequotes

sent via UberTwitter

Sunday, February 14, 2010

Valentine's Day

I always ♡ Valentine's Day,,,really,,,
All the love songs that played over & over again, comrom movies that I've never got bored to watch, and the red or pink colour that paint all over the world,,, such a festive moment,,,
But this valentine's day is kinda sucks,,, dunno exactly why,,,
Maybe because I can't celebrate it here, I can't meet my besties in Jakarta, my brother, my parents, and I don't have any boyfriend to share it with.
So anyway,,, I invite a friend to come over & I'll cook spaghetti, for celebration,,,*maksa abiiiis*
This Valentine's Day also got me wanna write about my love life, something that some of my friends. & relatives had frequently asked.
They said, "what r u waiting for?u have a great job, u're almost 30. Just pick someone & get married." In a shorter line, they thought that I'm too picky. Well, helloooo,,, it's about a lifetime commitment. It's my right to be picky, it's my right to take my time.
I don't want a prince charming or a knight in shining armors. I want a real thing. Someone that I can share my life, my dreams, my hopes and even my fears. Someone that I can depend on, considering I'll put my whole life and heart in his hands. Someone that's humble enough when he's succeed, but strong enough to get up on his feet again each time he falls down. See,,,how can I measure those qualification in a man? ☺
It will be a lot easier if the qualification can be quantified. Something like,,,'I want a man with income more than 100mio in a year' or 'A man whose assets are worth more than 500mio' or 'A man with IQ not less than 150'. But it's impossible to do so. Chemistry can't be quantified. Manner, religion, vision, persistency, and other qualification that I want in a man, can't be quantified. A colleague blame my jobs, I was a credit reviewer in a bank, and now one of my job desc is a risk analyst. So he thought that I'm over-analyst in picking a man....:D Well...it could be... But it's better to do so rather than being clumsy and irresponsible, to pick any man to be my husband, the father of my children. Heyy,,,I want my children to be smart, cute, great and everything also.
Of course I've fallen in love with some guys, for a moment, for a season. Some are great guys, some other are not so great,hahaha,,,, Do u remember the economy law about supply vs demand? Well,,,so far supply doesn't meet demand. Not only from my side, but from theirs also. The guys I like don't like me back while the guys who like me,,,I just don't like them back,,, It's complicated, I know.
All I want for this Valentine's Day is....to fall in love. To jump and fall deeply madly in love with a qualified man...amiiin...

Sunday, November 22, 2009

Merindu

Sedang merindu banyak hal...

Merindukan Jakarta dengan segala hiruk pikuknya..
Merindukan rumah Jember lengkap dengan pelukan hangat bapak dan ibu..
Merindukan kostan anggrek, lengkap dengan Ino, Sari, mba Vina
Merindukan a nice and decent coffee while hang out with friends...*masa gw sebut merk?*
Merindukan karet, setiabudi, lengkap dengan angkot, warung, toko dan ojek2nya...
Merindukan teman2 MDPers, teman2 smusa, Venaaa...
Merindukan mall2, diskonan, resto, XXI, itc...
Merindukan toko buku, yang guedeeee..dan lengkap baik buku lokal maupun impor
Merindukan supermarket yang super duper besar, barangnya lengkap dan puas jalan2 di antara koridornya

Hwaaaaa...buseeet dah... Gw lebay bangedd yak...pasti gara2 sesiangan dan sesorean tadi Cepu hujan...
*blame it on the heavy rain...:p *

Monday, November 16, 2009

long distance relationship

Semalem gw ceting ama temen gw. Dari yang awalnya chit chat biasa akhirnya kita ngebahas soal menikah, why on earth are we still single? This conversation led us to long distance relationship (LDR) topic. Is it possible? I told him that it’s possible, I do believe in LDR. It’s going to need extra works, but it’s possible. I’ve seen many living proves, that it’s actually works.

But he didn’t think so. He doesn’t believe in LDR. He tried once and failed. He agreed it’s going to need extra works, extra trust, extra love. And it’s exhausting.

Mengingat hidup gw yang nampaknya bakal berpindah-pindah, dan tidak selalu di kota besar, most likely gw bakal memiliki LDR. Jadi gw bilang ama dia, I choose to believe, to be positive. He said, that’s because I haven’t had any experience on this. Well..it might be true. But on my humble opinion, if we love someone, really love someone, nothing else matters. It doesn’t matter how far we’re apart, but what we have together, what we feel for each other. Lagian ya bo...hare geneeee... Dunia semakin menyempit, serasa dalam genggaman kita... *apalagi kalo pake BB..:D..* Komunikasi mah bisa dijabanin dengan berbagai cara. Tidak sesusah dulu, tidak semahal dulu. If you love someone that much, there’s more than one way to be together. Besides, to err is human, rite? We failed once but that doesn’t mean we’ll give up trying.

But hey, that’s me.. Yang suka over-romantic, yang suka pilem2 comrom, yang suka happy-ending-stories.. :D Yang masi berharap ada pangeran di luar sana, yang ga peduli gw ada di cepu dan dia entah di mana, yang amanah dan percaya ama gw, and somehow, someday, we’ll be together eventually. Kalo menurut lo??

Sunday, November 1, 2009

taking risks

taken from @bbcommunity on twitter ...

to love is to risk not being loved in return
to hope is to risk pain
to try is to risk failure
but risk must be taken
because the greatest hazard in life is to risk nothing

love comes to those who still hope even though they've been disappointed
to those who still believe even though they've been betrayed
to those who still love even though they've been hurt before

*hmm...maybe i am not a risk taker...*